Siklus Air

bismillah

Di malam yang sesunyi ini, aku sendiri… -___- ariel song: play

\(^_^)/

haloooo….

salam <————– mau pamer emot kaskus…🙂

Ehm, Ilmu yang bermanfaat, layaknya air takkan pernah berhenti berputar…

[kok air berputar Man??  , ssstt diem dulu ah, reseresedeh. ]

Oke, ehm, saya ulang, Ilmu yang bermanfaat, layaknya air takkan pernah berhenti berputar seperti siklus, muncul dari gelap dan dalamnya perut bumi kepermukaan, mengalir dari mata air yang jernih nan menyegarkan, terus menuju laut untuk kemudian ber-evaporasi.

Sebagian di antara partikel-pratikel itu di perjalanan ada yang terlebih dahulu menguap menjejak langit biru. Setelah uap-uap air tersebut terbang menuju angkasa. Membentuk rangkaian stratus, kumulus, altus, nimbus yang merangkak di bawah kolong langit. Mencapai titik jenuh, lalu turunlah ia menjadi hujan, rahmat bagi alam, bisa juga bencana. Lalu lingkaran itu akan berputar dari awal. Awal sekali…

Sebetulnya, jujur, di tengah malam ini saya kehabisan air untuk minum jadi ceritanya tentang air.. 

wah ini orang, GeJeBeudDah… –gitu kata anak-anak 64h03L sekarang -__-”

Ga kok, gini sebenarnya, barusan saya melihat jaring-jaring laba-laba, eh situs jejaring sosial saya, akun efbe lah, ada temen SMA yang nge-add, lalu saya dan asep bercerita *__* serius! maksudnya saya, asep, dan dia *__* macem judul pelem aja, serius woi! maksudnya saya accept dia, haha, baru ketahuan mangsudnya, dan menemukan pict ini:

cekidot<——- !!  meluncur ke TKP, waspadalah terhadap jebakan betmen!

Saya jadi sedikit tersadar, walaupun sudah lama tak menulis, update dan aktif disini, tapi masih ada orang-orang yang merasakan manfaatnya, walopun saya juga sering tidak seiring dengan blog ini.

maka saya jadi sejenak tercenung <————–ceile bahasanya boi ! 

Bahwa salah satu dari 3 amal jariyah, amal yang takkan putus hingga akhir zaman, ialah ilmu yang bermanfaat.

Jadi inget bagaimana sahabat Ali bin Abi Thalib, saat menjawab pertanyaan 10 orang yahudi [yang saya inget yahudi- CMIIW] yang mengetes beliau disebabkan pernyataan Baginda Rasulullah saw bahwa Beliau kotanya ilmu dan Ali adalah gerbangnya…

1. Ilmu itu warisan para nabi sedangkan harta adalah warisan Qarun, Syidad, dan Fir’aun

2. Ilmu dapat menjaga pemiliknya sedangkan harta, justru pemiliknya akan senantiasa sibuk menjaganya

3. Orang berilmu akan banyak kawannya sedangkan orang berharta pasti akan banyak musuhnya

4. Ilmu akan semakin bertambah jika diberikan atau diamalkan pada orang lain sedangkan harta justri akan semakin berkurang

5. Orang yang berilmu disebut kariim (mulia) sedangkan orang berharta disebut bakhil (kikir)

6. Ilmu tak pernah minta penjagaan sedangkan harta selalu membutuhkan penjagaan dari incaran pencuri

7. Orang yang berilmu akan mendapatkan syafaat namun orang berharta akan dihisab

8. Harta dapat mengeraskan hati sedangkan ilmu dapat melunakkan hati

kalo ga salah sampe 10, tapi ga dapet lagi sumbernya,

nah setelah ditanya begitu, seingat saya Sayyidina Ali berkata, jikalau kalian datangkan 100 orang lagi, niscaya akan aku jawab dengan sejumlah itu jawaban yang berbeda. Waah, kalo bener yahudi yang nanya -padahal mereka terkenal pintar dan cerdas- kalah telak pastinya di jaman itu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: