Merangkai imajinasi, Memburu nafas kehidupan

Think Globally, Act Locally… Let’s go to brighter future !

Konspirasi Saya yang berubah Jahat !!! Desember 26, 2008

Diarsipkan di bawah: Spirit — Abdurrahman @ 4:27 am

Kali ini, saya akan berubah  jadi orang yang lain …. mencoba menjadi sesuatu yang beda,

Disebuah konferensi …

Saya [Ketua]: Bagaimana semua? apa kalian punya ide untuk menghancurkan islam?

X : Saya rasa kita gak bisa ngalahin mereka lewat perang, kekuatan perang dan peradaban terbesar yang pernah ada di muka bumi ini ya mereka. Romawi, yang besar, takluk ditangan mereka. Yunani dan Persia yang gagah, tunduk di hadapan mereka. Barbar mongol yang di pegang Jengis Khan yang tak terkalahkan pun, babak belur di tangan mereka. Tentara islam punya semangat jihad, itu yang membuat mereka tak terkalahkan. dari ujung eropa, sampai tepi Asia, dibawah peradaban mereka. Pantas saja mereka menyebut bahwa jihad adalah puncak tertinggi. Saya rasa, harakiri jepun pun ga ada apa-apanya. Makanya sampai sekarang pun tentara israel, sahabat kita, ga bisa ngalahin anak-anak palestin.

Y : Iya, padahal senjata israel itu sudah dirancang sbg yg paling canggih di dunia, tapi koq melawan anak-anak kalah? padahal tuh bocah-bocah cuma pake batu. Saya heran. Mereka kuat sekali kalau sudah terbakar semangatnya. Apa tadi X? jihad ya?

X : Iya, tapi saya tahu yang bisa mengalahkan mereka bos!

saya : apa itu?

X : Yang bisa mengalahkan mereka, adalah diri mereka sendiri!

saya dan Y : ??? maksud loe?

X : Yah, sebaiknya kita matikan semangat jihad mereka. Kita buai mereka dengan kehidupan duniawi. kita jadikan mereka hidup dalam hedonism dan melupakan prinsip mereka.

Y : Ya! kamu benar! kita buat mereka lupa bahwa nenek moyang mereka dulu adalah Singa Penguasa Rimba Raya. Jangan sampai mereka tahu kisah2 tentang nenek moyang mereka. Kita putus sejarah mereka. Ya, tapi sangat sulit memutus sejarah. Mereka sangat valid soal urusan sejarah. Orang Islam mengembangkan riwayat-riwayat, sanad-sanad. Sejarah kita aja ga pake sanad, bisa saja di palsukan. Tapi sejarah mereka? mustahil. Kalaupun kita bakar dan rusak isi sejarah mereka, percuma. SEjarah dan Ilmu mereka hidup dari penghafal penghafal yang tiap tahunnya saja bertambah ribuan orang. Itu juga berarti kita harus membunuh ribuan orang tiap tahun. Mustahil bos!

saya : Benar-benar, ide cemerlang. Bagaimana kalau kita mulai dari Indonesia, yah kalian tahulah alasannya/

X dan Y : benar bos! lalu langkah pa yang harus kita ambil?

saya : pertama, kekuatan terbesar ada di remajanya. Kita hadirkan bintang-bintang wanita kita, dandani mereka habis2an agar remaja putri mereka melepas hijab, lalu hanya tertarik pada asesoris-asesoris yang kita buat. Kita tanamkan ke kepala mereka gaya hidup mewah, matrealistis. Kita buai mereka sampai mabuk dengan acara-acara cinta-cinta memuakkan, buat sampai mereka berpakaian tapi telanjang. Buat mereka termehek-mehek dgn acara cinta-cinta bulshit, biarkan sampai anak-anak SD mereka rusak.

Jika sudah begitu, remaja putranya akan tertarik dan bernafsu kepada remaja putri yang sudah terbuka auratnya. Mereka akan dibuai cinta nafsu cengeng. Mereka akan pacaran dan berbuat kerusakan. Sex bebas sana-sini, kta sebarkan kondom. sebarkan berbagai situs, film, media-media porno, agak remaja putra mereka rusak. Sebarkan juga musik-musik setan, dan sesat. serta musik yang mengkultuskan wanita. Itu semua akan mematikan produktivitas mereka. Biarkan guru-guru mereka memukul murid nya ! kriminal ! Hancurkan Akhlak mereka ! ingat, jangan sampai mereka tahu tentang kebesaran nenek moyang mereka, buat berita yang menjelek2kan. Pastikan mereka mengikuti gaya hidup artis-artis dan band yang kita bangun. AGAR gak ada dari mereka yang Hafal al qur’an dan hadis! biarkan mereka hafal lirik-lirik lagu setan kita dan lirik-lirik cengeng yang mematikan hati.

X dan Y : [mangguk-mangguk] iya bos. Kami saja benci setengah mati sama musik-musik cengeng dan mirip2 setan begitu. Tak berbudaya!

saya : Apalagi saya, gak produktif. Bikin loyo. Tapi jangan biarkan remaja kita ikut-ikutan. Biarkan remaja-remaja kita belajar dan belajar, dirikan universitas2 terbaik untuk remaja kita. dan dirikan univ2 mesum utk mereka.! hahaha…. biarkan lagu-lagu yang memotivasi buat anak-anak kita

sementara untuk bapak2 mereka, kita suguhkan berita-berita kriminalitas, korup, klenik sesat. Cepat! buat sinetron2 yang menjadikan ulama mereka seperti dukun. Lalu sebarkan juga wanita-wanita penjaja buat mereka. Atau buat mereka cuma mengkonsumsi cerita-cerita Korup, Kriminal dan rusak. Selingkuh dan sebagainya.

buat ibu-ibunya, kita suguhkan fitnah ! ya! hahaha, fitnah adalah kerusakan terbesar ! buat mereka menggila-gilai kehidupan artis. jadikan artis dewa bagi mereka. Rusak ibu-ibu itu. Maka anak2nya juga rusak. Buat Gosip disana sini, gosip cerai, gosip kriminal. Jual Perhiasan sana sini. Buat mereka mengejar-ngejar dunia !! hahaha, menjijikkan. Indonesia yang rusak.

X dan Y : siap bos, kami mengerti. Buat kaum bapak kita, jgn sampai terkena virus ini bukan? kami juga akan buat kaum bapak kita produktif, bekerja keras untuk menguasai dunia. Kita juga lindungi ibu-ibu kita. Agar mereka hanya bertugas menjaga anak-anak mereka. Lalu bagaiman jika ibu-ibu kita bikin bekerja juga bos?

saya : jangan, biarkan saja bapak-bapak yang bekerja. biarkan ibu-ibu menjaga anak-anak kita. Lagian Nanti kalau ibu-ibu kita bekrja, kita akan rusak. Kaum bapak akan banyak yang pengangguran dan hancurlah kita. Biarkan saja ibu-ibu bekerja di bidangnya.

X dan Y : Baik, kita lihat nanti bagaiaman TV indonesia hanya berisi cuplikan band cengeng yang ga pernah bercerita tentang kerja keras. Atau artis remaja dengan pakaian-pakaian minim dan siap diperkosa. Juga gosip-gosip murahan yang bagaikan mengarang novel. Juga tayangan korup sana-sini. Bahkan iklannya kami juga buat begitu bos. Mereka akan jadi bangsa cengeng bos! bangsa lembek yang gak pernah mengenal kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, kemajuan, ilmu dan teknologi..

saya : dan juga tak mengenal semagat jihad, puncak tertinggi mereka. JUga agar mereka tak mengenal Nabi mereka. Nabi mereka adalah vokalis band! bandar ganja! pemain bola! artis cakep! dan free sex ! ahahahaha ….

saya, X dan Y : ahahahaha ….. lihat indonesia sekarang!

Beberapa tahun kemudian ….

Saya, X, dan Y : Wuaaah bahaya, ternyata masih ada orang-orang mereka yang menulis blog seperti ini, juga yang membaca blog ini, juga membuat blog yang bernas dan berisi…  SIal, siapa yang membuat blog ini !!!!

  • [saya, pada trilog di atas, mencoba menipu Allah. Padahal sayalah yang menipu diri sendiri. Allah tidak akan membiarkan begitu saja...}


 

Pengemis itu aku, dan selalu kuberharap begitu… Desember 23, 2008

Diarsipkan di bawah: Spirit, renungan — Abdurrahman @ 3:21 pm

Bismillah..

Ternyata setiap kejadian, apapun itu, Allah yang memegang kendali tiap-tiap apa yang akan terjadi. Sehelai daun yang terjatuh, meskipun berada di tengah surai-surai kegelapan hutan tropis. Ditutupi oleh rimbun dedaunan lainnya, Allah memegang kehendak atas daun itu, maka ia mengatur kadar airnya, hingga gugurlah ia.

Maka begitupun demikian, tiap makhluk mendapatkan rezekinya secara adil. Tak satupun yang luput dari genggaman kekuasaan-Nya, Allah rabbul ‘alamin. Juga Tak seekorpun makluk melata, melainkan Allah lah yang mengurus rezekinya. Tiap hembus nafas yang menyesaki paru-paru, kilauan sinar mentari pagi yang menerangi sudut-sudut gelap hati, dan kegelapan malam berhias gemilau bintang bersama derai tangisan hamba-Nya.

Bahkan Nafas adalah kemurahan-Nya

Semua jagad raya, tunduk, mengkerut, patuh sekali, pada kun fayakunnya. Allah tak memerlukan asbab untuk menjadikan sesuatu terjadi, atau sesuatu tidak terjadi. Ditangan-Nya lah segala kehendak-Nya.

Begitupun apa yang terjadi pada diri ini. Betapapun mimpi yang kupeluk begitu indah, jalan bertabur bunga di pelupuk mata. Kun Fayakun kata Allah, maka hilanglah semua, berlakulah ketetapan Allah padaku. Tak masalah bagiku hilangnya semua itu. Semua keindahan itu. Yang masalah adalah, ketika diri ini tiba-tiba tertampar hebat karena-Nya, ada sesuatu yang ingin Allah sampaikan kepadaku, ada kasih sayang yang ingin Allah berikan kepadaku. Bahwa semua keangkuan dan kesombongan yang selama ini melekat padaku, itu tidaklah baik wahai hambaku. Mungkin begitulah bunyi pesan itu.

Maka saat itulah, Allah menampakkan kesombongan-Nya padaku [Hanya Allahlah yang berhak berlaku sombong]. Diri ini tiba-tiba terkulai. Berderai bagai tapai. Tertiup bagai abu. Terdiam bagai malam. Malu, betapa jalan hati ini salah. Sudah seharusnya diri ini, hati ini merendahkan hati. Tak usahlah kawan, aku merendahkan hati. Kukatakan padamu, bahwa aku memang rendah, miskin, papa, lemah tanpa-Nya. Lalu apa yang pantas kutinggikan? mengapa masih juga kubiarkan keangkuhan mencengkram hati ini. Merasa besar dan kuat? Maka saat itulah Allah menampakkan keMahabesar-anNya, keMahaPerkasaan-Nya. Saat itulah, hamba merasa hancur. Hancur dalam kasih sayang-Mu.

Segala puji hanya bagi-Mu yang masih menegurku, yang masih menunjukkan jalan yang lurus kepadaku.

Tetaplah begitu, biarkan ku terus mengemis, menghiba-hiba, meraung-raung penuh tangis, mengetuk-ngetuk pintu Magfirah-Mu, jangan biarkan aku angkuh dan tertawa sombong. Tetaplah tunjukkan aku jalan lurus-Mu. Jalan orang Engkau beri nikmat, bukan jalan orang yang Engkau murkai dan bukan jalan orang yang sesat. amiin. Kasihanilah pengemis ini, Wahai Allah  Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang. Duhai Cinta